Mengatur Fuse Bits ATmega8535

“Ketika memakai mikro yang baru saja dibeli, dan sudah saya pasang kristal 16 MHz tetapi kok delay-nya tidak tepat ya ?”, demikian pertanyaan seorang teman. Mikrokontroler yang baru dibeli (belinya baru lho bukan barang 2nd) maka seting fuse bits secara default memakai osilator internal yang 1 Mhz itu. Jadi walaupun dipasang kristal eksternal 16 Mhz juga gak ngefek.

Cara nge-ceknya gampang, berikut ini cara yang biasa saya lakukan dengan memakai eXtreme Burner – AVR. Setelah mikrokontroler dihubungkan dengan usb downloader (saya pakai UsbAsp)  Buka eXtreme Burner :

Trus klik Menu Read, pilih Fuse Bits and Lock Bits.

Tunggu sampai proses pembacaan selesai.

Klik Close, maka akan tampil nilai dari Fuse Bits.

Perhatikan Low Fuse bernilai 0xE1 dan High Fuse bernilai 0xD9. Ok, kita lihat di data sheet untuk Fuse Low Byte :

0xE1= 0b11100001, sama kan nilainya dengan ‘Default Value’ ?. Trus untuk Fuse High Bytenya :

0xD9=0b11011001, sama juga kan nilainya dengan ‘Default Value’ ?.

Nah kalau mau pakai osilator eksternal maka Fuse Bits (Low & High) harus disesuaikan nilainya. Untuk Low Fuse diubah menjadi 0xEF dan High Fuse diubah menjadi 0xC9.

Ganti nilai Low Fuse dan High Fuse kemudian beri tanda centang, trus klik Write. Tunggu proses sampai selesai, kemudian Close. Nah selesai deh, sekarang osilator eksternal sudah aktif, jadi nilainya sesuai dengan frekuensi Kristal yang dipasang, bukan kemudian menjadi bertambah, misal 1 MHz (internal) + 16 MHz (external).

Selamat mencoba !

 

 

This entry was posted in Mikrokontroler AVR. Bookmark the permalink.

20 Responses to Mengatur Fuse Bits ATmega8535

  1. fuad says:

    mas bagaimana cara menentukan Low Fuse dan High Fuse untuk kristal exsternal???

  2. paijo londo says:

    kalau saya pakai kristal 12 MHz, pengaturannya gmn mas? Trus bagaimana menentukan nilai2 itu? terimakasih

  3. paijo londo says:

    terimakasih atas jawabannya, sangat membantu sekali. Mau tanya lagi mas, jika saya punya file hex yang dicompile dari arduino IDE apakah bisa diupload dengan extrem burner?

  4. aris says:

    gan..mau tanya kalau unlock atmega16 itu gmn ya gan..newbie nie

  5. Pak, kalo chip tidak terdeteksi oleh software (bascom AVR) apakah itu juga disebabkan karena fusebitnya tidak sesuai? meskipun koneksi downloader (USBASP) di laptop sdh ok? mhon penjelasannya, trims…

  6. Adi says:

    Kalau ATmega8 Fuse bitnya brp klo mau pakai kristal eksternal?
    Saat memprogram ATmega8 menggunakan USB-ASP, kristalnya dipasang dulu apa nggak mas? Atau dipasang setelah pemrograman selesai??
    Terimakasih mas.

    • admin says:

      Kristal External : Low Fuse = 0xEF, High Fuse = 0xC9.
      Kristal langsung terpasang. Kalau harus bongkar pasang kristal karena pemrograman kan malah rempong mas… hehe..

      • adi says:

        Terimakasih jawabannya mas.
        Cuma di sini saya nemu website yang ngasih ilmu mikrokontroler secara “terbuka” dan bahasa yang mudah dipahami, dari source code, alat2 pendukung dan software yg digunakan sangat mudah dicari dan dipelajari.
        Saya yang tadinya cuma tau mikrokontroler hanya “kulitnya” sekarang saya sudah bisa memprogramnya dan merakitnya (walau sederhana) berkat website ini inkubator-teknologi.com
        Semoga orang2 di sini yang mau berbagi ilmu ditambah ilmunya yang bermanfaat oleh Allah SWT. Aamiin…

  7. rudy says:

    Salam Pak,
    Saya newbie, belajar dari browsing, dan ada sedikit kerancuan,
    Jika kita beli ATMega8535, baru, setelah kita rakit jadi sistem minimum, langkah2 apa yang harus dilakukan ? mungkin salah satunya setting fuse bits ini ya.
    Apakah harus ada program awal (apakah ini yang disebut2 bootloader), ataukah program2 yang ada di web-web, bisa langsung di-download ke 8355, dan langsung bisa bekerja, mohon pencerahannya … :-) ,
    Adakah e-book yang menjelaskan tahap2 dari beli IC baru sd berfungsi untuk suatu project, kalau ada boleh ya di-share … Terima kasih .. :-)

    • admin says:

      Untuk IC yang masih baru ‘kinyis kinyis’ clock nya pakai internal 1 MHz. Tergantung anda, jika tetap mau pakai clock/osilator internal ya tidak usah diubah FUSE BIT nya. Beda soal jika anda akan pasang kristal 16 MHz misalnya, maka osilator kudu dipindah ke eksternal. Nah FUSE BIT diubah ke EF (Low Value) dan C9 (High Value). Itu cara gampangnya saja.

  8. denni says:

    Mas modul master mikro sy tdk sengaja ke tekan program fuse pada programISP sehingga ic tdk bisa di isi program.apakah ada cara untuk meng-unlock nya lagi.mohon solusi n bimbingannya.terima kasih

  9. Een sutra says:

    Mas kalau atmega 32 dengan kristal eksternal 16mhz pengaturan low high value berapa ?

Leave a Reply