Pengukur Tinggi Badan Otomatis dengan ARDUINO

Emang gatal ? kok dikukur segala, hehe… (kukur itu bahasa jowo, kalau dicompile ke bhs jakarta = digaruk, karena gatal, bukan karena digaruk satpol PP, 🙂 )

Lho kok jadi gak jelas ngomongnya .. OK langsung saja, kali ini kita akan membuat proyek ARDUINO. Aplikasi ARDUINO yaitu mengukur tinggi badan secara otomatis. Cukup letakkan kepala anda (sak awake) dibawah sensor, nah otomatis muncul berapa tinggi badan anda.

Konespnya sederhana. Perhatikan gambar berikut :

 

Jadi tugasnya sensor adalah mengukur jarak antara sensor dengan permukaan kepala anda (H1). Tinggi sensor dibuat standar (Ht), misalnya 2 m, atau kalau ada orang tertinggi di dunia ya dibikin 3 m. Nah, hasilnya (H2) merupakan pengurangan Ht – H1. Gampang tow ? Nih rangkaian ARDUINO-nya.

Rangkaian Ultrasonik Arduino seperti terlihat pada gambar. Sensor ultrasonik terhubung dengan pin 11 dan 10 Arduino. Ini tidak wajib ya, anda bisa ganti ke pin yang lain di Arduino, asal nanti program Arduino nya menyesuaikan.

Sekarang kita buat program pengukur tinggi badan dengan Arduino. Siapkan sketch Arduino, kemudian tulis program seperti berikut :

#define ECHOPIN 10                            
#define TRIGPIN 11                            
#include <LiquidCrystal.h>
LiquidCrystal lcd(2, 3, 4, 5, 6, 7);
int H2,HT,H1;
void setup(){
  lcd.begin(16, 2);
  lcd.print(“Tinggi Badan”);
  lcd.setCursor(0, 1);
  lcd.print(“TB=”);
  pinMode(ECHOPIN, INPUT);
  pinMode(TRIGPIN, OUTPUT);
  delay(1000);
  HT=200;
}
void loop(){
  digitalWrite(TRIGPIN, LOW);                   
  delayMicroseconds(2);
  digitalWrite(TRIGPIN, HIGH);                  
  delayMicroseconds(10);
  digitalWrite(TRIGPIN, LOW);                   
  int distance = pulseIn(ECHOPIN, HIGH);        
  distance= distance/58;                        
  H2=HT-distance;                    
  lcd.setCursor(3, 1);
  lcd.print(H2);
  lcd.print(” cm “);
  delay(1000);    
}
Saya ndevelopnya pakai sensor ultrasonic SRF05 dengan Master Mikro Arduino , yang berbasis ARDUINO UNO.

Tapi yang jadi masalah jika yang diukur adalah tinggi badan temen kita yang kek gini ? (maaf, tidak bermaksud apa2 lho..)

Ada yang punya usul ?

Oya, mau tahu tentang Master Mikro Arduino ? Itu lho, Paket Lengkap cara Belajar Arduino Tanpa Kursus !!! Nih monggo masuk kesini …

131 thoughts on “Pengukur Tinggi Badan Otomatis dengan ARDUINO

  • June 20, 2013 at 3:01 pm
    Permalink

    mas mau tanya
    kalo arduino bisa gak kalo dirangkai/di rancangan seperti di atas tapi sensor ultrasoniknya di ganti pake sensor laser jarak

    Reply
    • June 22, 2013 at 1:55 pm
      Permalink

      bisa aja cuman programnya berubah. kalo ultrasonik pakai lebar pulsa (digital), kalai infra red pakai analog.

      Reply
  • September 27, 2013 at 10:23 am
    Permalink

    mas, mau nnya klo sensor ultrasonic itu bsa ngukur permukaan air tidak mas???

    Reply
    • September 30, 2013 at 8:51 am
      Permalink

      Bisa mas

      Reply
  • October 3, 2013 at 12:00 am
    Permalink

    Mas lebih ribet mana rangkaian dan programnya kalo pakek infrared sama ultrasonic?

    Reply
    • October 4, 2013 at 12:53 pm
      Permalink

      Lebih gampang pakai ultrasonic, kalo IR outnya masih analog

      Reply
  • October 30, 2013 at 8:07 pm
    Permalink

    mas mau tnya distacenya kan dibagi 58
    kalo boleh tau itu itung2an nya gmana yaa

    Reply
    • October 31, 2013 at 11:16 am
      Permalink

      V ultrasonik=344 ms. Nah per-1 cm -nya kan jd butuh waktu 29 us. kalau bolak – balik (pancar – pantul) kan jadinya 29×2= 58 uS.
      Trims.

      Reply
  • November 11, 2013 at 11:54 pm
    Permalink

    mas kalo ide lainnya ada gak? pengembangan dari yang ini…soalnya buat tugas di kampus nih mas…trims…

    Reply
  • November 12, 2013 at 1:51 pm
    Permalink

    klo ana pke sensor ping..?

    Reply
    • November 14, 2013 at 2:40 pm
      Permalink

      Secara prinsip hampir sama, yang beda pin TRIG & Echo ada pada satu pin (SIG). So tinggal ngubah fungsi pin SIG ketika sebagai trigger (OUTPUT) ketika sebagai echo (INPUT)

      Reply
  • November 21, 2013 at 11:30 am
    Permalink

    mas saa mau tanya, kalo srf05 nanti outputnya untuk memutar DC rangakaiannya dalam arduino gmna ya?

    Reply
    • November 25, 2013 at 4:17 pm
      Permalink

      memutar DC maksudnya mas ?
      output sensor berupa jarak (cm), tinggal ngolah saja nilai tersebut mau dipakai untuk apa.
      Trims

      Reply
  • November 22, 2013 at 3:49 pm
    Permalink

    mas SRF05 diganti SRF04 sama aja kan?

    Reply
    • November 25, 2013 at 4:19 pm
      Permalink

      Sama mas

      Reply
  • December 3, 2013 at 6:16 pm
    Permalink

    mas rangkaian pendukungnya itu seperti apa ya mas? apa bisa langsung make sensor doang tanpa rangkaian pendukung tsb
    terimakasih

    Reply
    • December 9, 2013 at 9:18 am
      Permalink

      Sensor outputnya berupa sinyal digital, so tinggal colok aja ke port mikro mas..

      Reply
  • January 5, 2014 at 5:32 pm
    Permalink

    bro tanya android yang UNO r 3 bisa support untuk android blm?
    trz isi buku panduannya yang master mikro arduino apa aja, bisa dijabarin spt yang ada pada master mikrokonrtoler? ada tidak buat program servo? dan UNO r3 bisa dipakai untuk komunikasi modul RF (radio frekuensi) Tx dan Rx? OK thx,.,.

    jika terlalu panjang jawabannya di email saja: hikari.otoko1991@ymail.com

    Reply
    • March 21, 2014 at 10:55 am
      Permalink

      Maaf utk Android – Arduino lum pernah coba.
      Isis bukunya : materi dasar arduino + pemrograman, cara memprogram, cara membaca program/pembahasan program serta aplikasi2.
      Program servo motor ada di program bonus. Bisa dipakai untuk modul RF (serial RX TX)

      Reply
  • March 5, 2014 at 9:06 am
    Permalink

    mas kalo displaynya pake seven segment gmana ya ?

    Reply
    • March 7, 2014 at 9:04 am
      Permalink

      Tinggal convert aja hasilnya ke tampilan 7 segement-nya

      Reply
  • March 11, 2014 at 2:25 pm
    Permalink

    mas kalau buat timbangan digital ada contoh progamnya gak mas makai sensor loadcell

    Reply
    • March 12, 2014 at 9:37 am
      Permalink

      Ada di bonus 99 aplikasi mikrokontroler, menggunakan potensiometer.

      Reply
  • March 12, 2014 at 5:02 pm
    Permalink

    mas ada progam untuk timbangan digital dengan sensor load cell

    Reply
  • March 20, 2014 at 7:23 pm
    Permalink

    mohon info. untuk 3 input analog berupa linier potentiometer, 2 output analag untuk kontrol tegangan dan servo motor, 12 input digital 8 ouput digitat sebaiknya pakai apa gan.

    Reply
    • March 21, 2014 at 10:18 am
      Permalink

      pakai avr aja yg atmega8535/16

      Reply
  • April 7, 2014 at 1:06 pm
    Permalink

    mas itu distance = distance/58 kalau diganti H1= distance/58 sama aja kan?

    Reply
    • April 8, 2014 at 8:18 am
      Permalink

      Iya mas, bisa.

      Reply
  • April 11, 2014 at 12:34 am
    Permalink

    di listing program nya kenapa nggak ada nama port-port gitu mas?

    Reply
    • April 11, 2014 at 8:17 am
      Permalink

      Ada kok mas, di pin 10 dan 11 untuk sensor ultrasoniknya:
      #define ECHOPIN 10
      #define TRIGPIN 11

      Reply
  • April 11, 2014 at 10:15 am
    Permalink

    itu udah program full nya mas?

    Reply
  • April 15, 2014 at 4:35 pm
    Permalink

    mau tanya gan, apakah sensor itu bisa selalu akurat ukurannya?

    semisal dengan orang yang sama di tes diukur berkali kali apakah tidak mungkin berubah? karena masih ragu saya.

    terimakasih

    Reply
  • April 16, 2014 at 1:01 am
    Permalink

    dengan arduino ini apakah bisa, membuat alat penghitung pengunjung otomatis… yang dimana ntiknya utk display nya menggunakn visual basic, krna ntiknya hasil pengunjung yang masuk akan dibuat menjadi laporan pada vb tsb…

    Reply
  • April 22, 2014 at 8:38 pm
    Permalink

    Mas bisa minta lisy program dan skema rangkaian untuk sensor infrared gak?

    Reply
    • April 24, 2014 at 11:15 am
      Permalink

      Kalau sensor infra red gakpunya mas, maaf ya

      Reply
  • June 27, 2014 at 11:03 pm
    Permalink

    mas saya baru belajar tentang microcontroller,,,,saya beli arduino uno,,,,,
    saya berfikir apa bisa arduino uno digunakan untuk delay signal pulser seperti cdi programmable,,,,???

    Reply
    • June 30, 2014 at 8:11 am
      Permalink

      Wah kalau tentang CDI saya belum mempelajari mas..

      Reply
  • July 23, 2014 at 11:58 pm
    Permalink

    mas mau nanya klu buat dengan program ld mikro bisa ga ya sensor jarak tersebut, terimakasih…..

    Reply
    • August 4, 2014 at 9:38 pm
      Permalink

      Maksudnya gimana mas ?

      Reply
  • July 25, 2014 at 11:58 am
    Permalink

    mas, saya mau buat pendingin otomatis dengan motor DC dan Sensor suhu sebagai pendeteksi……. bisa gak ya mas, kalau pake arduino uno? mohon bantu mas

    Reply
    • August 4, 2014 at 9:36 pm
      Permalink

      Bisa saja. Motor DC bisa pakai pwm, sensor suhu bisa pakai ADC. pwm dan adc ada di arduino.
      Trims

      Reply
  • August 26, 2014 at 10:41 am
    Permalink

    saya mau bertanya harganya secara spesifiknya dan cara proses pengirimannya

    Reply
    • September 12, 2014 at 1:32 pm
      Permalink

      Sudah saya email mbak Sisca..
      Trims

      Reply
  • September 11, 2014 at 4:54 pm
    Permalink

    Mas, mau tanya nih.. apa sih singkatan inkubatek? kok ngetop banget di kampusku..

    Reply
    • September 12, 2014 at 1:26 pm
      Permalink

      Inkubatek = Inkubator Teknologi. Agak susah di lidah ya, hehe..
      Kampus mas Sigit dimana ?
      trims dah mampir

      Reply
  • September 30, 2014 at 9:08 pm
    Permalink

    bahannya selain arduino, sensor ultrasonik, lcd, perlu apalagi mas?
    papan breadboard perlu?
    trs, kabel” yg dibutuhkan apa aja?

    Reply
    • October 2, 2014 at 8:14 am
      Permalink

      Cukup itu saja. Kabel biasa saja sekedar untuk membuat koneksi antar modul.
      Trims

      Reply
  • October 3, 2014 at 12:19 am
    Permalink

    mas mau tanya kalau arduinonya diganti dengan mikrokontroler ATMega apa coddingnya masih sama?
    Terimakasih

    Reply
    • October 3, 2014 at 8:33 am
      Permalink

      Beda mbak, tapi kalau pakainya bahasa C semacam CVAVR hampir mirip.

      Reply
  • October 17, 2014 at 6:27 pm
    Permalink

    mas mau tanya untuk codingnya itu pake aplikasi apa? cv avr atau ada yang lainnya kalau buat arduino uno?
    Sankyu

    Reply
  • November 1, 2014 at 12:11 pm
    Permalink

    urgent mas kan aku udah maskin koding yang sama spperti diatas , tpi kok bnyak eror nya yaa …. ??? mohon bantuanya masss

    Reply
  • November 3, 2014 at 2:38 pm
    Permalink

    Mas admin, membantu bgt nih postingannya, tapi kenapa yah saat saya compile coddingannya banyak eror, bunyi erornya sebagai berikut

    alatpengukurTB.ino:10:3: error: stray ‘\’ in program
    alatpengukurTB.ino:10:3: error: stray ‘\’ in program
    alatpengukurTB.ino:12:3: error: stray ‘\’ in program
    alatpengukurTB.ino:12:3: error: stray ‘\’ in program
    alatpengukurTB.ino:31:3: error: stray ‘\’ in program
    alatpengukurTB.ino:31:3: error: stray ‘\’ in program
    alatpengukurTB.ino: In function ‘void setup()’:
    alatpengukurTB.ino:10:14: error: ‘u201cTinggi’ was not declared in this scope
    alatpengukurTB.ino:12:14: error: ‘u201cTB’ was not declared in this scope
    alatpengukurTB.ino:12:23: error: ‘u201d’ was not declared in this scope
    alatpengukurTB.ino: In function ‘void loop()’:
    alatpengukurTB.ino:31:14: error: ‘u201d’ was not declared in this scope

    Reply
    • November 8, 2014 at 1:30 pm
      Permalink

      Coba copy paste dulu saja mas program yang disini.

      Reply
      • March 10, 2018 at 1:13 pm
        Permalink

        Mas kodingan yg d atas eror trus knp ya

        Reply
        • July 18, 2018 at 11:08 am
          Permalink

          Errornya seperti apa mas ?

          Reply
  • November 14, 2014 at 10:13 pm
    Permalink

    maaf mas listing program di atas kan gak make button untuk restar dan star, kalo di tambah gmna yaa mas jadi llistingnya. terima kasih

    Reply
    • December 15, 2014 at 1:27 pm
      Permalink

      Bisa dimodif sendiri misal if (digitalRead(12)==0) maka kerjakan pengukuran

      Reply
  • December 2, 2014 at 10:07 pm
    Permalink

    mas saya pngin bikin itu mas bwt persentasi TA tpi saya belum pahamm mas tolong bantuan.a

    Reply
    • December 3, 2014 at 8:07 am
      Permalink

      Silahkan kalau mau dimanfaatkan

      Reply
  • December 4, 2014 at 2:54 pm
    Permalink

    Mas, kalau pakai sensor begini perlu kalibrasi gk ya? Kalo iya, gimana caranya, trimakasih

    Reply
    • December 15, 2014 at 1:05 pm
      Permalink

      Tergantung tipe sensornya. Kalau sudah sesuai dengan riil ya tidak perlu. Cara kalibrasi tergantung perbandingan antara hasil pengukuran sensor terhadap hasil sebenarnya (pengukuran riil). Misal jika hasil sensor lebih besar 2 cm maka nanti pada program tinggal dikurangi dengan 2 cm.

      Reply
  • December 6, 2014 at 2:30 pm
    Permalink

    maaf mas mau tanya… kemarin saya udah praktek cara menggunakan sensor suhu seperti di atas…
    Gimana caranya jika ditambah alat SELENOID VALVE
    Digunakan untuk mendeteksi isi tabung penampung air, pas airnya low selenoid akan terbuka (mengalirkan air ke tabung) dan saat ketinggian air penuh selenoid akan nutup mas (air tidak lagi mengalir ke tabung).

    Sebelumnya terimakasih

    Reply
    • December 6, 2014 at 8:15 pm
      Permalink

      Itu pengukur tinggi badan. Memanfaatkan sensor jarak ultrasonik. Bukan sensor suhu.

      Reply
  • December 17, 2014 at 10:39 am
    Permalink

    mas kenapa ketika sensor mengenai objek langsung menampilkan 200 cm pada LCD
    apa yang salah ya mas,

    Reply
    • December 18, 2014 at 8:39 am
      Permalink

      Coba diatur delay-nya sensor

      Reply
      • December 27, 2014 at 9:46 am
        Permalink

        saya uda copas coding d atas mas,. delay nya brapa kira” mas?

        Reply
  • March 2, 2015 at 6:13 pm
    Permalink

    mas mau nanyak nie
    listing program untuk 3 sensor SR04 gmna caranya ya mas gambungkan program nya mas
    agar sensornya berfungsi satu persatu
    terimakasih mas…..

    Reply
    • March 11, 2015 at 9:05 am
      Permalink

      Itu di artikel inkubator ada yang 4 sensor.

      Reply
  • March 2, 2015 at 6:28 pm
    Permalink

    mas jarak sensor dengan kepalanya berapa ya mas jarak nya
    satu lagi mas itu sensor nya posisinya pas di atas kepala ya mas……

    Reply
    • March 11, 2015 at 9:05 am
      Permalink

      Kalau yang di contoh 200 cm. Sebenarnya bebas saja, nanti tinggal dihitung, tinggi badan = tinggi sensor – jarak terukur.

      Reply
  • March 4, 2015 at 8:53 am
    Permalink

    mas mau nanya nih, klo misalnya untuk mengukur berat dan tinggi badan itu bagusnya pakai alat apa klo misalnya gue pake arduino untuk tinggi truss cocoknya untuk berat badan apa yah ???? maklum bru pemula 😀

    Reply
    • March 11, 2015 at 9:03 am
      Permalink

      Kalau mikrokontrolernya bisa pakai apa saja, arduino juga bisa. Yang penting sensornya. Untuk tinggi badan bisa pakai sensor ultrasonik, sedangkan berat badan dapat memakai loadcell.

      Reply
  • March 15, 2015 at 2:10 pm
    Permalink

    mas arduino uno nya kalo dikoneksikan dengan wireless modull bisa gak ? supaya bisa terkoneksi dengan pc/laptop dengan jarak jauh.. terima kasih

    Reply
    • March 16, 2015 at 9:49 am
      Permalink

      Saya pikir bisa saja mas, walaupun saya belum pernah mencobanya sendiri.

      Reply
  • April 10, 2015 at 8:33 am
    Permalink

    Mas,…beli alat2nya dmana yaa

    Reply
    • April 17, 2015 at 3:35 pm
      Permalink

      Untuk komponen seperti sensor banyka kok di toko elektronik, kalau yang online bisa coba di digiware

      Reply
  • April 18, 2015 at 4:44 pm
    Permalink

    mas, bisa gak arduino mengendalikan brightness pada layar monitor ?
    seandainya monitor nya standbye selama 10 menit, maka brightness monitor akan meredup

    Reply
    • April 20, 2015 at 12:49 pm
      Permalink

      Monitor Kompoter mas ? Wah belum pernah coba mas

      Reply
  • May 1, 2015 at 5:52 pm
    Permalink

    Gan, bsa mnta flowchart atau blok diagramnya gak gan??
    Ane msih newbie nih soal mikokontroler. Makasih gan 🙂

    Reply
    • May 1, 2015 at 8:52 pm
      Permalink

      Kalau mau lengkap bisa pakai yang ini mas, sudah ada keterangan detailnya juga.

      Reply
      • May 2, 2015 at 6:37 am
        Permalink

        Yang ini? maksutnya yg disini?
        Soalnya msih bingung ada tugas suruh bikin proyek ini gan.
        O iya2 kira2 itu bsa jual PDFnya aja gak yg 99 proyek itu gan?
        Soalnya smua komponen rata2 dah punya. Kalo bisa email ya gan.. Thx

        Reply
        • May 5, 2015 at 8:05 pm
          Permalink

          Gan, klo rambut itu mempengaruhi hasil pengukuran tingginya gak?
          Trims

          Reply
          • May 6, 2015 at 9:01 am
            Permalink

            pengaruh, dipakein topi aja, hehe

  • May 25, 2015 at 2:35 pm
    Permalink

    Min, kalo misalnya saya ingin tambah “jika tinggi bdan dbawah 160 cm maka pendek, 161 sampai 170cm sama dengan normal, diatas 170cm maka tinggi. Itu cara ngeditnya bagaimana ya gan programnya?

    Reply
    • May 26, 2015 at 12:54 pm
      Permalink

      if (H2<160){
      lcd.print("pendek");
      }
      else if (H2<170){
      lcd.print("normal");
      }
      else if (H2>170){
      lcd.print(“tinggi”);
      }

      Reply
        • May 30, 2015 at 11:04 am
          Permalink

          Iya, dibawah program ukur jarak.

          Reply
  • June 20, 2015 at 2:54 pm
    Permalink

    gan , ko ga terbaca ya klo ga ada objek, kan dasarnya 0 cm, tapi kenapa ga terbaca 0 cm ?

    Reply
    • June 22, 2015 at 2:08 pm
      Permalink

      Pastikan jarak antara sensor dengan ujung lantai bawah 200 cm mas.

      Reply
  • July 18, 2015 at 7:57 am
    Permalink

    Mas boleh dong saya pesen nie dan berapa harganya?

    Reply
    • October 22, 2015 at 11:19 am
      Permalink

      Untuk order langsung hubungi kami di 085743481919, pin : 598E5023 mas.
      Trims

      Reply
  • October 22, 2015 at 5:25 pm
    Permalink

    Mas kalau program di atas di ubah ke avr bisa enggak?

    Reply
    • October 24, 2015 at 10:46 am
      Permalink

      Bisa aja mas, kalau pakai bahasa C semacam CVAVR kan sudah mirip.

      Reply
  • October 23, 2015 at 5:31 pm
    Permalink

    mas kalo pake sensor infrared biga kaga itu?
    apa programnya harus berubah atau bisa atau gimana itu?
    terima kasih

    Reply
    • October 24, 2015 at 10:48 am
      Permalink

      Bisa mas, program jelas berubah karena sistem kerja sensornya juga beda. Kalau ultrasonik pakai sistem timer, kalau infra red pakai tegangan analog yang diukur.

      Reply
  • October 26, 2015 at 6:11 pm
    Permalink

    Jarak terukurnya itu gimana programnya soalnya saya coba keluarnya = nilai HT

    Reply
    • October 29, 2015 at 1:53 pm
      Permalink

      Tentukan dulu tinggi sensor terhadap lantai, untuk tinggi referensi. Trus kalau pas ukur tinggi badan nanti rumusnya : Tiggi referensi – jarak terukur sensor ke kepala. Software/program itu sudah ada mas.

      Reply
  • October 31, 2015 at 9:14 am
    Permalink

    Mas,,,
    saya sudah beli master mikro arduino satu bundel,, dan sudah di pelajari semua paket program,,, hanya sayang dalam paket tidak ada program untuk sensor proximity,,
    saya tertarik sensor seperti pengukur jarak diaplikasikan menjadi Odometer dan spedometer…
    bisa dibantu mass cara caranya step by step…
    trims sebelumnya.

    Reply
    • December 15, 2015 at 10:58 am
      Permalink

      Terimakasih mas Adji telah memakai Master Mikro Arduino. memang kalau untuk sensor yang jumlahnya ratusan tidak bisa semua dimasukkan dalam paket mas, ntar harganya jadi sepuluhan juta , hehe.. Akhirnya kita pilih yang umum saja, LM35 untuk dasar belajarnya. kalau proximity kan outputnya sudah digital : ‘1’ dan ‘0’ jadi tinggal baca data digitalnya.

      Reply
  • November 6, 2015 at 8:38 am
    Permalink

    mas, sy msh awam ada yang mw sya tanyakan…
    Bilamana hr nie sya membuat proyek temperatur suhu, kemudian keesokan harinya sya ingin mmbuat proyek menggunakan lampu led, yg sy tnyakan apakah sya harus membeli arduino uno r3 lg ? atau sya gunakan arduino yang itu juga ?
    mohon penjelasannya, mas…

    Reply
    • December 15, 2015 at 10:53 am
      Permalink

      Tergantung, kalau mau memiliki 2 alat yang berbeda fungsi dan masing2 dapat berjalan sendiri2 maka harus punya 2 arduino. tetapi kalau hanya ingin mencoba aplikasi saja gak masalah punya 1 arduino, nantinya bisa untuk eksperimen sampai ratusan alat juga bisa mas.

      Reply
  • November 18, 2015 at 2:42 pm
    Permalink

    mas kalau LCD nya ngk nyala knp mas

    Reply
    • November 24, 2015 at 9:06 am
      Permalink

      Bisa jadi koneksinya, cek lagi. Bisa juga LCD nya yang rusak.

      Reply
  • November 18, 2015 at 6:13 pm
    Permalink

    kalo di simulasi proteus kok di tampilan LCD nya slalu 98 cm , gak mau 0 atau 200 ???

    Reply
    • November 24, 2015 at 9:05 am
      Permalink

      Di Arduino sensor ultrasoniknya pakai apa mas ?

      Reply
  • November 25, 2015 at 7:25 pm
    Permalink

    Mas mau tanya kisaran harga untuk pembuatan alat diatas sekitar berapaan ya ? Terima kasih

    Reply
    • December 15, 2015 at 10:13 am
      Permalink

      Kisaran sekitar 500 ribuan mas

      Reply
  • November 28, 2015 at 10:20 am
    Permalink

    ada programnya ga kang yang udh di software arduino uno. kalau boleh sayamnta kirim lewat email ozanfadha@gmail.com

    Reply
    • December 15, 2015 at 10:24 am
      Permalink

      Lha itu untuk Arduino mas.

      Reply
  • December 3, 2015 at 8:58 pm
    Permalink

    Salam, saya mw nanyak mas,, saya kan mw bikin alat pengukur tinggi badan, cmn dosen bilang pakai blutut gitu, emng bisa y mas,,?dan caranya gmna y mas..?

    Reply
    • December 15, 2015 at 10:05 am
      Permalink

      Pakai bluetoothny sih microcontroller bisa saja mas. Cuman ini mau dikirim kemana ? Kalau ke Android maka perlu software aplikasi di Androidnya kan ? Dan kalau ke komputer juga butuh software juga, tetapi secara teknologi mikro mampu berkomunikasi via BT.
      Trims

      Reply
  • January 20, 2016 at 4:59 pm
    Permalink

    mas kalau mau lihat skema nya , mas bisa upload atau saya bisa lihat di situs mana ya? tolong mas penting

    Reply
    • January 21, 2016 at 2:02 pm
      Permalink

      Skematiknya kan sudah ada itu mas, tinggal nyambungin ke Arduino aja, sesuai nomor pin-nya. Kalau skematik Arduino secara umum banyak kok mas, coba aja googlin.

      Reply
  • January 30, 2016 at 7:51 pm
    Permalink

    mas mintak tolong . kalau lcd nya di ganti 7 segmen program nya yang di ganti
    apa saja

    Reply
  • April 21, 2016 at 8:10 pm
    Permalink

    Selamat malam gan, kalo ana mau data nya di tampilkan ke webpage tanpa sheil ethernet bisa ga gan?

    Reply
    • April 22, 2016 at 10:04 am
      Permalink

      Saya kira bisa mas, walaupun belum pernah coba sih.

      Reply
  • May 15, 2016 at 12:41 am
    Permalink

    kalau pakai lcd I2C gimana Codingannya gan ?

    Reply
    • May 20, 2016 at 2:18 pm
      Permalink

      Belum pernah pake LCD i2c mas, lain kali in shaa Allah

      Reply
  • May 18, 2016 at 2:20 pm
    Permalink

    mas mau tanya, bisa gak kalo seluruh rangkaiannya ditambah dengan buzzer/mini speaker jadi keluarannya ada dua gitu LCD dan bunyi buzzer kalo pas dengan tinggi ukurannya

    Reply
    • June 4, 2016 at 7:33 am
      Permalink

      Bisa saja mas, tinggal pilih port untuk buzzernya. Trus bikin logika misal if tinggi>200 then buzzer=1

      Reply
    • December 6, 2016 at 8:43 am
      Permalink

      Cek koneksinya mas, mungkin ada yang salah atau tidak nyambung atau konslet. Atur juga kecerahannya (yang pakai trimpot).

      Reply
  • October 10, 2017 at 11:52 pm
    Permalink

    Mas bleh krim gambar rangkaian ny gk?

    Reply
    • July 18, 2018 at 11:27 am
      Permalink

      Yang disini kurang jelas mas ? Maaf

      Reply

Leave a Reply to fandi Cancel reply

WhatsApp chat
%d bloggers like this: